DAPATKAN BITCOIN GRATIS! (PART-2)

Ingin dapetin Bitcoin secara gratis?

Caranya gampang banget! Cukup klik link ini : https://www.bestchange.com/?p=3M7ewwGtcxjy14qKyz3x2GzAsij6vbbHGu . Ga perlu register! Cukup ketik wallet Bitcoin anda dan anda bisa kumpulin Bitcoin gratis per jam.

Scroll ke bawah dan lihat di kiri bawah. Ikutin tutorial gambar di bawah.

Gw udah kumpulin ini dari April 2019 sampai sekarang dan bisa di-withdraw aka di-WD ke dompet Bitcoin kalian. Untuk dompetnya atau walletnya bisa pakai Indodax. Kalian bisa daftar di Indodax : https://tinyurl.com/y8yu98en.

Tutorial untuk pendaftaran wallet atau dompet Indodax bisa dibaca di sini https://phoenixzeng.home.blog/2020/04/27/cara-mudah-jual-beli-crypto-di-indodax/

Untuk bukti Bitcoin yang gw dapatin bisa tonton di sini : https://youtu.be/fU9806VIgNk

NB : Minimum penarikan 3,000 satoshi (0.00003000 BTC)

Bukti penarikan

Cara dapetin Bitcoin gratis yang lain juga bisa dibaca di sini https://phoenixzeng.home.blog/2020/04/25/dapatkan-bitcoin-gratis-part-1/

Pentingnya Dana Darurat atau Emergency Fund

Dana darurat sangat penting dalam kehidupan kita. Dana ini kita persiapkan untuk menghadapi kondisi darurat yang membutuhkan uang dadakan.
Mayoritas orang tidak memiliki konsep dana darurat dalam finansialnya.

Pernahkah anda membayangkan di saat anda tiba-tiba berada dalam situasi tidak ada pemasukan?
Kita bisa ambil contoh dari kasus COVID-19 kali ini yang membuat banyak karyawan di-PHK. Kondisi ekonomi global yang tidak baik membuat pekerjaan juga sulit dicari.
Apalagi jika anda adalah tulang punggung keluarga yang membuat beban keuangan dan mental semakin berat.

Di sini lah pentingnya dana darurat atau emergency fund!
Pada saat kondisi lingkungan tidak memungkinkan kita untuk memiliki pemasukan tetap, dana darurat bisa digunakan.

Dana Darurat bisa digunakan saat kondisi kesulitan ekonomi

Berapa idealnya dana darurat yang harus dipersiapkan?
Minimal anda harus menyiapkan 6 bulan biaya hidup anda, paling baik 1 tahun. Jika anda menanggung keluarga maka harus dihitung kebutuhan keluarga rata2 per 6 bulan.
Misalkan, untuk kebutuhan sehari-hari baik dari makan, uang sewa, pajak, dan pengeluaran anda sehari2 beserta keluarga per bulan 3 juta.
Maka anda harus menyiapkan dana darurat minimal sebesar 18 juta (jika bisa 1 tahun yaitu 36 juta).

Kenapa harus 6 bulan ataupun 1 tahun?
Kondisi ekonomi tidak baik seperti siklus yang kadang disebabkan oleh sebuah kejadian pemicu yang bisa berdampak dari pengaruh global ataupun regional. Kita bisa lihat dari krisis ekonomi 1998 asia, krisis bubble dot com 2000, krisis 2008 bangkrutnya Lehman brothers.
Tidak ada yang bakal mengetahui sampai kapan ekonomi akan membaik.
Maka dari itu minimal anda memiliki waktu 6 bulan untuk bisa bertahan hidup dibanding orang pada umumnya yang tidak menyiapkan dana darurat.
Paling baik memang 1 tahun yang memberikan anda ruang lebih besar dan waktu yang cukup untuk mencari sumber penghasilan lagi ataupun menunggu sampai kondisi ekonomi membaik. Dengan kata lain, beban mental dan ekonomi anda dan keluarga bisa menjadi lebih ringan.

Yang perlu diingat di sini adalah dana darurat tidak boleh disentuh atau digunakan selain pada masa darurat! Ini untuk mengamankan keuangan anda. Jadi jika bisa siapkanlah tabungan khusus dana darurat yang tidak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Dana Darurat bisa digunakan untuk menutupi biaya sehari-hari di saat kondisi darurat

Jangan lupa juga melakukan investasi sedini mungkin! Dengan melakukan investasi sedari sekarang, anda akan semakin dekat mencapai kebebasan finansial. Silahkan membaca artikel ini untuk mengenal apa itu kebebasan finansial dan jenis-jenis investasi di sini https://phoenixzeng.home.blog/2020/07/04/investasi-keuangan-itu-sangat-penting/

Investasi keuangan itu sangat penting!

Produktivitas manusia akan semakin menurun seiring bertambahnya usia. Di masa-masa usia produktif, kita harus berusaha untuk mencari cara yang dapat menghasilkan uang di kala kita sudah tidak produktif.
Salah satu caranya dengan investasi keuangan.

Warrent Buffett, seorang investor saham Amerika yang sukses pernah berkata,”Jika anda tidak bisa menghasilkan uang di saat anda tidur, anda akan bekerja selamanya”

Apa itu investasi keuangan?
Sejumlah uang yang ditaruh ke sebuah aset dalam jangka waktu tertentu untuk mendapatkan imbalan baik dalam bentuk bunga atau kenaikan jumlah modal yang kita tanamkan.

Apa jenis-jenis investasi keuangan?
Jenis investasi sebenarnya ada banyak sekali tapi di sini gw bakal listing beberapa yang lebih dominan dipakai.

  1. Deposito
    Deposito adalah program bank yang memberi bunga dengan persentase tertentu dengan menaruh uang di bank dalam jangka waktu tertentu. Uang akan cair ketika jatuh tempo. Bank akan mengembalikan uang yang anda depositokan beserta bunga yang telah disepakati.
    Keuntungan : lebih banyak digunakan untuk orang di Indonesia dan lebih aman karena dijamin oleh bank.
    Kekurangan : uang yang dideposito tidak dapat ditarik sebelum jatuh tempo ataupun ada denda penalti yang dikenakan.
  2. Saham
    Saham merupakan aset dari perusahaan yang diperdagangkan di bursa saham yang menunjukkan kepemilikan atas sebuah perusahaan. Dengan membeli saham sebuah perusahaan artinya anda telah memegang bagian kepemilikan dari perusahaan tersebut sesuai dengan jumlah saham yang anda pegang berbanding total saham perusahaan.
    Keuntungan : likuidasi tinggi, nilai dari harga saham terus naik dari waktu ke waktu ditambah setiap tahun ad pembagian dividen (bisa dianggap bunga yang diberikan ke investor)
    Kekurangan : saham merupakan investasi yang volatil sehingga harga saham lebih bergejolak. Sebaiknya perlu melakukan riset terlebih dahulu saham apa yang akan dibeli sebelum menanamkan uang anda di perusahaan tertentu.
  3. Obligasi
    Obligasi merupakan surat piutang pemerintah ataupun perusahaan ketika anda meminjamkan uang kepada mereka. Pemerintah atau perusahaan yang menerbitkan obligasi akan membayarkan bunga pinjaman yang anda pinjamkan ke mereka dengan persentase sesuai perjanjian.
    Keuntungan : lebih aman terutama jika membeli obligasi pemerintah kecuali negara bangkrut yang mengakibatkan uang investasi lenyap.
    Kekurangan : uang yang anda pinjamkan tidak dapat ditarik sebelum jatuh tempo dan tingkat likuidasinya rendah.
  4. Reksadana
    Reksadana adalah jenis investasi yang dikelola manajer investasi untuk diinvestasikan di aset2 yang ada di pasar modal seperti saham, obligasi, dll.
    Keuntungan : anda tidak perlu mengetahui terlalu banyak tentang instrumen investasi karena manajer investasi akan mengelola uang anda
    Kekurangan : jika pengelolaan manajer investasi tidak baik ataupun gejolak dari pasar dapat mengakibatkan uang yang anda investasikan berkurang bahkan lenyap. Ada biaya tambahan yang tidak murah karena reksadana membutuhkan manajer investasi untuk mengelola investasi anda.
  5. Emas dan logam mulia
    Nilai uang akan terus turun karena inflasi tetapi nilai emas lebih stabil.
    Keuntungan : nilai emas cenderung stabil dibanding dengan nilai uang
    Kekurangan : emas fisik lebih susah disimpan dan harga emas naik hanya di saat kondisi ekonomi dunia ataupun regional tidak pasti dan bergejolak.
    Di luar negeri tersedia gold saving ataupun tabungan emas yang artinya anda bisa membeli emas di bank tanpa memiliki barang fisik.
  6. Properti
    Properti merupakan salah satu bentuk investasi yang menjanjikan karena anda bisa kelola menjadi investasi yang bs menghasilkan uang sepanjang tahun seperti menyewakan properti anda.
    Keuntungan : harga properti cenderung naik dari tahun ke tahun.
    Kekurangan : likuidasi rendah saat anda sedang membutuhkan uang karena dalam menjual properti membutuhkan waktu. Dalam berinvestasi membutuhkan uang lebih banyak untuk membeli properti

Selain investasi, anda juga harus menyiapkan dana darurat loh! Apa itu dana darurat atau emergency fund? Silahkan dibaca di artikel ini https://phoenixzeng.home.blog/2020/07/09/pentingnya-dana-darurat-atau-emergency-fund/