Tag Archives: saham

Berapa Profit di Tahun 2020? (2020 Recap)

Masuk ke tahun 2021, gw mau melakukan recap investasi dan trading di tahun 2020. Apakah gw profit atau loss?

Di sini akan dimulai dari akun pertama investasi+trading di US stocks. Realized profit 12.19% dan unrealized profit 45.94%

Akun kedua investasi+trading di US stocks memiliki realized profit 2.99% dan unrealized profit mencapai 23.53%.

Untuk forex trading akun, saat ini akun terus berkembang seperti grafik di bawah. Yang mengejutkan buat gw sendiri, persentasi akurasi trading mencapai 85%!

Beralih ke Bitcoin, gw sendiir engga beli tapi pernah trading sekali Litecoin dengan profit 12%. Bitcoin sendiri gw ada mendapatkan Bitcoin gratis. Saat ini Bitcoin yang gw pegang mencapai unrealized profit sebesar 235%! Bagi yang mau dapetin Bitcoin gratis bisa melihat artikel ini
1. https://phoenixzeng.home.blog/2020/04/25/dapatkan-bitcoin-gratis-part-1/
2. https://phoenixzeng.home.blog/2020/07/25/dapatkan-bitcoin-gratis-part-2/
Cara buat akun di Indodax untuk jual beli dan sebagai dompet Bitcoin bisa dilihat di artikel ini https://phoenixzeng.home.blog/2020/04/27/cara-mudah-jual-beli-crypto-di-indodax/

Sedangkan untuk saham Taiwan, gw cuma melakukan 2 kali transaksi di tahun 2020. Gw pribadi ga gitu banyak melakukan transaksi di Taiwan stocks. Untuk realized profit di 2 kali transaksi seperti gambar di bawah bisa diperkirakan mencapai 21%. Unrealized profit mencapai 39.34%

Akun gold sendiri sekarang unrealized profit mencapai 40%.

Gw berharap di tahun yang baru ini, kita semua diberi kesehatan dan berkat kelancaran di segala aspek terutama investasi dan trading.

Let market make money for you!

Investasi di Saham Amerika

Setiap negara memiliki bursa sahamnya masing-masing. Tahukah anda jika pasar saham Amerika adalah pasar saham terbesar di dunia?

Diagram di bawah menunjukkan pasar saham Amerika memiliki market share 54.5% dari total pasar saham di dunia. Posisi kedua ditempati Jepang 7.7%, lalu diikuti Inggris, China, Prancis.

Berdasarkan survey Januari 2020 (Credit : Statista)

Dengan kata lain, hampir dari setengah dari total uang di pasar saham berada di Amerika Serikat. Market share yang besar memiliki keuntungan likuiditas yang tinggi. Pergerakan saham menjadi lebih bergelora yang juga berimbas sahamnya lebih volatil.

Apa saja keuntungan berinvestasi saham di Amerika?

  1. Pasar saham terbesar di dunia sehingga likuiditas lebih tinggi.
    Pergerakan yang lebih gesit lebih memudahkan anda untuk meraup keuntungan.
  2. Perusahaan-perusahaan terbaik dan terbesar di dunia berkumpul di pasar Amerika.
    Anda pasti pernah mendengar Starbucks, Mc donalds, KFC, Nike, Microsoft, Apple, Google, Facebook kan? Semuanya perusahaan Amerika sehingga anda lebih bisa merasa dekat dengan perusahaan-perusahaan ini karena sering kita gunakan atau dengar di dalam kehidupan kita sehari-hari. Ini memudahkan kita mengenal sebuah perusahaan sebelum menjadi investornya.
  3. Memiliki track record yang bisa dijadikan acuan.
    Saham Amerika sudah ada sejak 1817. Anda bisa melihat track record saham Amerika 100 tahun terakhir. Ini memudahkan kita untuk menganalisa market dari pergerakan yang lalu.
  4. Lebih banyak pilihan instrumen dan cara investasi/trading
    Di dalam pasar saham Amerika lebih banyak pilihan instrumen dalam berinvestasi misalnya ETF. Sebagian orang melakukan option trading untuk melindungi portofolio mereka.
  5. Diversifikasi portofolio
    Satuan terkecil membeli saham Amerika adalah 1 lembar. Tidak seperti di Indonesia yang satuan terkecilnya adalah 1 lot yang artinya 100 lembar. Dengan ini anda lebih mudah untuk mendiversifikasi portofolio anda.
Pemandangan bursa saham Amerika yang lebih dikenal dengan Wall Street

Segala sesuatu tidak ada yang sempurna. Pasar saham Amerika juga memiliki kerugian.

  1. Tidak ada batas atas dan batas bawah atau lebih dikenal dengan auto rejection di pasar Amerika.
    Tidak adanya auto rejection menyebabkan dalam sehari sebuah saham bergerak naik dan turun tanpa batas.
  2. Volatilitas tinggi.
    Volatilitas tinggi jika tidak diiringi dengan psikologi yang baik bisa menyebabkan mental investor lemah dan melakukan keputusan yang salah.

Investasi Merugikan?

Kita pasti sering mendengar orang-orang sekitar berkata “aduh jangan beli saham, nanti bangkrut”, “jangan investasi nanti rugi loh”, “jangan trading forex, banyak contoh tuh yang bangkrut”.

Apakah investasi benar2 merugikan?

Kebanyakan yang rugi dikarenakan tidak meneliti atau mendalami aset investasi dan mekanisme investasinya. Investasi pastinya memiliki resiko. Itu sebabnya kita harus tau jelas aset investasi, mekanisme investasi, dan manajemen resiko. Rata-rata orang cuma berdasarkan teman atau keluarga yang bilang beli aset apa bagus ataupun membeli aset cuma mendengar rekomendasi orang lain tanpa belajar mengenal asetnya terlebih dahulu.

Ibaratkan dengan seorang teman A mengenalkan anda kepada seorang teman lain (sebut aja B) yang berniat meminjam uang kepada anda. Teman anda mungkin hanya berkata temanny B ini orang yang terpercaya, mengembalikan uang harusnya tidak masalah. Anda tanpa mengenal lebih dahulu B langsung meminjamkan uang hanya karena A bilang B bisa dipercaya. Anda bisa bayangkan resikonya uang yang anda pinjamkan tidak dikembalikan seberapa besar? Pertama, anda tidak mengenal B. Kedua, anda tidak tau tujuan B meminjam uang.

Sekalipun orang yang dekat dan orang yang anda kenal dan percaya saja bisa memiliki resiko tidak mengembalikan uang. Apalagi seorang yang anda tidak kenal baik secara langsung.

Sama halnya dengan investasi. Belajar untuk mengenal dan mendalami terlebih dahulu supaya resiko bisa diminimalisir lebih baik.

Selamat berinvestasi!

Investasi keuangan itu sangat penting!

Produktivitas manusia akan semakin menurun seiring bertambahnya usia. Di masa-masa usia produktif, kita harus berusaha untuk mencari cara yang dapat menghasilkan uang di kala kita sudah tidak produktif.
Salah satu caranya dengan investasi keuangan.

Warrent Buffett, seorang investor saham Amerika yang sukses pernah berkata,”Jika anda tidak bisa menghasilkan uang di saat anda tidur, anda akan bekerja selamanya”

Apa itu investasi keuangan?
Sejumlah uang yang ditaruh ke sebuah aset dalam jangka waktu tertentu untuk mendapatkan imbalan baik dalam bentuk bunga atau kenaikan jumlah modal yang kita tanamkan.

Apa jenis-jenis investasi keuangan?
Jenis investasi sebenarnya ada banyak sekali tapi di sini gw bakal listing beberapa yang lebih dominan dipakai.

  1. Deposito
    Deposito adalah program bank yang memberi bunga dengan persentase tertentu dengan menaruh uang di bank dalam jangka waktu tertentu. Uang akan cair ketika jatuh tempo. Bank akan mengembalikan uang yang anda depositokan beserta bunga yang telah disepakati.
    Keuntungan : lebih banyak digunakan untuk orang di Indonesia dan lebih aman karena dijamin oleh bank.
    Kekurangan : uang yang dideposito tidak dapat ditarik sebelum jatuh tempo ataupun ada denda penalti yang dikenakan.
  2. Saham
    Saham merupakan aset dari perusahaan yang diperdagangkan di bursa saham yang menunjukkan kepemilikan atas sebuah perusahaan. Dengan membeli saham sebuah perusahaan artinya anda telah memegang bagian kepemilikan dari perusahaan tersebut sesuai dengan jumlah saham yang anda pegang berbanding total saham perusahaan.
    Keuntungan : likuidasi tinggi, nilai dari harga saham terus naik dari waktu ke waktu ditambah setiap tahun ad pembagian dividen (bisa dianggap bunga yang diberikan ke investor)
    Kekurangan : saham merupakan investasi yang volatil sehingga harga saham lebih bergejolak. Sebaiknya perlu melakukan riset terlebih dahulu saham apa yang akan dibeli sebelum menanamkan uang anda di perusahaan tertentu.
  3. Obligasi
    Obligasi merupakan surat piutang pemerintah ataupun perusahaan ketika anda meminjamkan uang kepada mereka. Pemerintah atau perusahaan yang menerbitkan obligasi akan membayarkan bunga pinjaman yang anda pinjamkan ke mereka dengan persentase sesuai perjanjian.
    Keuntungan : lebih aman terutama jika membeli obligasi pemerintah kecuali negara bangkrut yang mengakibatkan uang investasi lenyap.
    Kekurangan : uang yang anda pinjamkan tidak dapat ditarik sebelum jatuh tempo dan tingkat likuidasinya rendah.
  4. Reksadana
    Reksadana adalah jenis investasi yang dikelola manajer investasi untuk diinvestasikan di aset2 yang ada di pasar modal seperti saham, obligasi, dll.
    Keuntungan : anda tidak perlu mengetahui terlalu banyak tentang instrumen investasi karena manajer investasi akan mengelola uang anda
    Kekurangan : jika pengelolaan manajer investasi tidak baik ataupun gejolak dari pasar dapat mengakibatkan uang yang anda investasikan berkurang bahkan lenyap. Ada biaya tambahan yang tidak murah karena reksadana membutuhkan manajer investasi untuk mengelola investasi anda.
  5. Emas dan logam mulia
    Nilai uang akan terus turun karena inflasi tetapi nilai emas lebih stabil.
    Keuntungan : nilai emas cenderung stabil dibanding dengan nilai uang
    Kekurangan : emas fisik lebih susah disimpan dan harga emas naik hanya di saat kondisi ekonomi dunia ataupun regional tidak pasti dan bergejolak.
    Di luar negeri tersedia gold saving ataupun tabungan emas yang artinya anda bisa membeli emas di bank tanpa memiliki barang fisik.
  6. Properti
    Properti merupakan salah satu bentuk investasi yang menjanjikan karena anda bisa kelola menjadi investasi yang bs menghasilkan uang sepanjang tahun seperti menyewakan properti anda.
    Keuntungan : harga properti cenderung naik dari tahun ke tahun.
    Kekurangan : likuidasi rendah saat anda sedang membutuhkan uang karena dalam menjual properti membutuhkan waktu. Dalam berinvestasi membutuhkan uang lebih banyak untuk membeli properti

Selain investasi, anda juga harus menyiapkan dana darurat loh! Apa itu dana darurat atau emergency fund? Silahkan dibaca di artikel ini https://phoenixzeng.home.blog/2020/07/09/pentingnya-dana-darurat-atau-emergency-fund/