Tag Archives: Forex

Investasi di Saham Amerika

Setiap negara memiliki bursa sahamnya masing-masing. Tahukah anda jika pasar saham Amerika adalah pasar saham terbesar di dunia?

Diagram di bawah menunjukkan pasar saham Amerika memiliki market share 54.5% dari total pasar saham di dunia. Posisi kedua ditempati Jepang 7.7%, lalu diikuti Inggris, China, Prancis.

Berdasarkan survey Januari 2020 (Credit : Statista)

Dengan kata lain, hampir dari setengah dari total uang di pasar saham berada di Amerika Serikat. Market share yang besar memiliki keuntungan likuiditas yang tinggi. Pergerakan saham menjadi lebih bergelora yang juga berimbas sahamnya lebih volatil.

Apa saja keuntungan berinvestasi saham di Amerika?

  1. Pasar saham terbesar di dunia sehingga likuiditas lebih tinggi.
    Pergerakan yang lebih gesit lebih memudahkan anda untuk meraup keuntungan.
  2. Perusahaan-perusahaan terbaik dan terbesar di dunia berkumpul di pasar Amerika.
    Anda pasti pernah mendengar Starbucks, Mc donalds, KFC, Nike, Microsoft, Apple, Google, Facebook kan? Semuanya perusahaan Amerika sehingga anda lebih bisa merasa dekat dengan perusahaan-perusahaan ini karena sering kita gunakan atau dengar di dalam kehidupan kita sehari-hari. Ini memudahkan kita mengenal sebuah perusahaan sebelum menjadi investornya.
  3. Memiliki track record yang bisa dijadikan acuan.
    Saham Amerika sudah ada sejak 1817. Anda bisa melihat track record saham Amerika 100 tahun terakhir. Ini memudahkan kita untuk menganalisa market dari pergerakan yang lalu.
  4. Lebih banyak pilihan instrumen dan cara investasi/trading
    Di dalam pasar saham Amerika lebih banyak pilihan instrumen dalam berinvestasi misalnya ETF. Sebagian orang melakukan option trading untuk melindungi portofolio mereka.
  5. Diversifikasi portofolio
    Satuan terkecil membeli saham Amerika adalah 1 lembar. Tidak seperti di Indonesia yang satuan terkecilnya adalah 1 lot yang artinya 100 lembar. Dengan ini anda lebih mudah untuk mendiversifikasi portofolio anda.
Pemandangan bursa saham Amerika yang lebih dikenal dengan Wall Street

Segala sesuatu tidak ada yang sempurna. Pasar saham Amerika juga memiliki kerugian.

  1. Tidak ada batas atas dan batas bawah atau lebih dikenal dengan auto rejection di pasar Amerika.
    Tidak adanya auto rejection menyebabkan dalam sehari sebuah saham bergerak naik dan turun tanpa batas.
  2. Volatilitas tinggi.
    Volatilitas tinggi jika tidak diiringi dengan psikologi yang baik bisa menyebabkan mental investor lemah dan melakukan keputusan yang salah.

Investasi Merugikan?

Kita pasti sering mendengar orang-orang sekitar berkata “aduh jangan beli saham, nanti bangkrut”, “jangan investasi nanti rugi loh”, “jangan trading forex, banyak contoh tuh yang bangkrut”.

Apakah investasi benar2 merugikan?

Kebanyakan yang rugi dikarenakan tidak meneliti atau mendalami aset investasi dan mekanisme investasinya. Investasi pastinya memiliki resiko. Itu sebabnya kita harus tau jelas aset investasi, mekanisme investasi, dan manajemen resiko. Rata-rata orang cuma berdasarkan teman atau keluarga yang bilang beli aset apa bagus ataupun membeli aset cuma mendengar rekomendasi orang lain tanpa belajar mengenal asetnya terlebih dahulu.

Ibaratkan dengan seorang teman A mengenalkan anda kepada seorang teman lain (sebut aja B) yang berniat meminjam uang kepada anda. Teman anda mungkin hanya berkata temanny B ini orang yang terpercaya, mengembalikan uang harusnya tidak masalah. Anda tanpa mengenal lebih dahulu B langsung meminjamkan uang hanya karena A bilang B bisa dipercaya. Anda bisa bayangkan resikonya uang yang anda pinjamkan tidak dikembalikan seberapa besar? Pertama, anda tidak mengenal B. Kedua, anda tidak tau tujuan B meminjam uang.

Sekalipun orang yang dekat dan orang yang anda kenal dan percaya saja bisa memiliki resiko tidak mengembalikan uang. Apalagi seorang yang anda tidak kenal baik secara langsung.

Sama halnya dengan investasi. Belajar untuk mengenal dan mendalami terlebih dahulu supaya resiko bisa diminimalisir lebih baik.

Selamat berinvestasi!

Persiapan Trading

Trading berbeda dengan investasi. Untuk lebih jelas bisa dibaca di artikel berikut https://phoenixzeng.home.blog/2020/08/11/investasi-atau-trading/.

Jika anda memutuskan untuk trading, ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan.

  1. Aset
    Jenis aset apa yang akan anda tradingkan? Aset tersedia amat sangat banyak, dari pasangan mata uang (currency pair), logam mulia seperti emas, saham (stock), komoditas seperti minyak, index saham, crypto, dll.
  2. Jenis trading
    Jenis trading ada banyak dimulai dari forex, saham atau stocks, options, futures, dll.
  3. Trading style
    Trading style ada day trading yg transaksi jual beli yang dilakukan dalam sehari, swing trading, position trading. Lebih lanjut bisa dibaca di artikel ini https://phoenixzeng.home.blog/2020/08/11/investasi-atau-trading/
  4. Broker
    Broker memeran penting sebagai jembatan atau platform untuk menyediakan jasa untuk anda melakukan trading. Pilihlah broker terpercaya dan teregulasi. Anda harus ingat bahwa broker yang tidak baik akan menyebabkan uang yang anda depositkan memiliki resiko, seperti susah untuk ditarik, ataupun manipulasi yang merugikan kita sebagai pengguna.
  5. Modal trading
    Untuk melakukan trading, anda perlu menyiapkan dana awal untuk ditradingkan. Dana ini tergantung jenis trading, aset, broker, dan keuangan anda sendiri. Yang perlu diingat, dana untuk trading sebaiknya adalah dana lebih yang tidak mengganggu keuangan anda untuk kehidupan sehari-hari. Jangan menggunakan uang keperluan makan ataupun keperluan sehari-hari yang penting. Anda harus ingat jika trading adalah kegiatan yang beresiko. Uang yang anda tradingkan tentu bisa habis jika anda tidak bisa mengelola sistem trading anda dengan baik.

Investasi atau Trading?

Kita tentu sering mendengar kata investasi ataupun trading dalam kehidupan sehari-hari. Namun tahukah anda perbedaannya?

Investasi dan trading sama-sama bertujuan mendapatkan keuntungan atau profit tetapi mereka memiliki cara yang berbeda.

Investasi berarti membeli aset lalu disimpan dalam kurun waktu relatif panjang seperti 3 tahun, 5 tahun, bahkan 10 tahun.

Trading dibanding dengan investasi memiliki waktu yang relatif pendek dalam masa penyimpanannya. Trading sendiri ada beberapa jenis, day trading, swing trading, position trading.

Day trading adalah jenis transaksi jual beli aset yang dilakukan dalam sehari untuk mendapatkan profit. Day trading termasuk transaksi sangat cepat dengan jangka waktu paling pendek. Swing trading sendiri memiliki masa waktu lebih panjang dalam melakukan transaksi jual beli suatu aset. Biasanya memakan waktu beberapa hari sampai beberapa minggu. Position trading adalah jenis transaksi jual beli yang memakan waktu beberapa minggu sampai beberapa tahun.

Jika anda mau melakukan trading lebih baik mengenal lebih baik karakter dan sifat anda dengan jenis trading yang ada. Ada yang lebih cocok melakukan transaksi pendek seperti day trading. Ada pula yang lebih cocok melakukan swing trading ataupun position trading ketimbang day trading. Kembali lagi ke pribadi dan karakter masing-masing dengan gaya tradingnya.

Investasi juga bisa dibarengi dengan trading. Gw termasuk melakukan investasi dan trading secara bersamaan.

Yang perlu diperhatikan adalah kemampuan untuk melakukan teknikal analisis. Jika anda ingin trading, teknikal analisis adalah kemampuan dasar yang harus dikuasai. Untuk investasi, teknikal analisis bukan keharusan tetapi akan lebih baik untuk memiliki kemampuan analisis secara teknikal untuk memudahkan anda menentukan harga beli yang lebih baik.

Untuk mengupas lebih lanjut mengenai apa saja yang harus dikuasai untuk melakukan trading akan dibahas di artikel selanjutnya.

Persiapan trading : https://phoenixzeng.home.blog/2020/08/17/persiapan-trading/